Kakek ini tolak uang 10M, begini alasannya

Kakek yang menolak uang 10M ini bernama kakek Suhendri. Kakek Suhendri yang tinggal di Kalimantan timur, Kabupaten Kartanegara sempat membuat  heboh media. Pasalnya kakek ini menolak uang yang cukup fantastis.

Hutan kakek Suhendri


Diketahui berkali-kali kakek Suhendri mendapat tawaran untuk mendapat uang dalam jumlah yang fantastis. Namun, berkali-kali juga sang kakek dan istrinya menolak. Penolakan itu ia lakukan bukan tanpa sebab. Pasalnya ia sejumlah uang itu harus ditukar dengan tanah yang ia miliki.

Tanah milik kakek suhendri yang diincar banyak orang ini diketahui memang memiliki lokasi yang strategis, sehingga banyak investor yang rela membeli dengan jumlah uang yang sangat besar. Begitu juga dengan 10M yang ditawarkan kepadanya, uang itu harus ditukarkan dengan tanah seluas 1,5 hektar.

Tanah yang ditawa hingga 10M ini bukan tanah biasa baginya,, kakek suhendri dan istri. Beliau merawat tanah milik mereka sejak muda. Kakek suhendri dan istri berhasil membangun hutan di tengah keramaian kota kalimantan. Kala itu, tahun 1979, kakek suhendri dan istri membeli tanah seluas 1,5 hektarnya dengan harga 100 ribu. Awalnya ia membangun tanah itu dengan konsep pertanian argoforestri, yakni konsep penggabungan antara pertanian dan pepohonan.

Dan kini pohon-pohon yang ia tanam sejak lama itu sudah menjulang tinggi menjadi paru-paru kota di Kalimantan. Bibit-bibit pohon ini beliau dapatkan dari Bogor. Dikutip dari kompas.com, ada 1000 bibit tanaman yang kakek Suhendri dapatkan yakni, kayu damar, meranti kapur, pinus, kayu putih, ulin, dan sengon.

Awal mula 


Sebelum memiliki tanah yang kini harganya mencpai 10M itu, Kakek Suhendri dan istri penah bertani di lahan orang. Ia sempat diusir karena kesuksesannya.

" Saya sempat diusir karena hasil tanaman saya banyak, Ibu menjual hasil pertanian di pasar, saya dikeluh orang sekitar minta pemilik lahan diusir. Zaman dulu banyak yang masih kebun berpindah-pindah, saya sendiri yang bertani tetap " ucapnya dalam wawancara oleh kompas.com

Karenanya beliau dan istrinya memutuskan untuk membeli lahan sendiri.

Kini lahan milik Kakek suhendri yang telah menjadi hutan itu, menjadi tempat penelitian mahasiswa. Dikabarkan, mahasiswa asal jepang juga pernah datang untuk penelitian di hutan milik kakek Suhendri.

Atas jasanya dalam merawat lingkungan, kakek Suhendri mendapatkan banyak penghargaan dari berbagai pihak.

Meski usianya tak lagi muda, kakek Suhendri tetap bersikukuh untuk merawat hutan miliknya. Bagaimana dengan kita yang masih muda belia?

Semoga dengan adanya artikel ini tak hanya bisa menambah waawasan tentang sosok kakek Suhendri , tapi juga dapat memotivasi kita untuk menyayangi bumi.

0 Response to "Kakek ini tolak uang 10M, begini alasannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel